Sering kita jumpai di kartu undangan pernikahan, majalah, surat kabar atau tulisan lainnya yang menyingkat SAW, SWT, Ass.wr.wb dari kata-kata Rasulullah SAW, Allah SWT, termasuk salam Ass.wr.wb yang merupakan pujian kepada Allah ( سبحانه وتعالى), shalawat dan salam (صلى ا لله عليه وسلم) juga do’a (السلام عليكم), dan bagaimana hukum menyingkat penulisan SAW, SWT, As.wr.wb tersebut, simak fatwa ulama berikut.

Penulis: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah Alu Asy-syaikh

Tanya: Apa hukum menulis (huruf) Shod (ص – dalam bahasa Indonesia biasa di singkat dengan kata SAW-pent ) sebagai ganti dari tulisan Shollallahu ‘alaihi wasallam?

Jawab: “Hal itu tidak Pantas, Bahkan seharusnya kita menulis shollallahu ‘alaihi wasallam secara lengkap.”

Kumpulan Fatwa Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah Alu Asy-syaikh rahimahullah, Fatwa tersebut diambil dari Jurnal Islamy Al-Atsariyyah Makasar Vol.02/Th.I/1427H, Dewan Penasehatnya Ust.Luqman Jamal Lc dan Ust. Mustamin bin Musaruddin Lc

Dikutip dari http://darussalaf.co.id Penulis: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah Alu Asy-syaikh Judul: Hukum Menulis SAW, SWT, As.wr.wb.

Kesimpulan:

Hendaknya kita mulai sekarang menulis lengkap tulisan tersebut dan tidak dengan menyingkatnya seperti:

SAW dengan Shallalahu ‘alahi wassalam (صلى ا لله عليه وسلم)

SWT dengan Subhanallahu wa Ta’ala ( سبحانه وتعالى)

Ass.wr.wb dengan Assalamu’alaykum Warahmatullahi wabarakaatuh (السلام عليكم)

Diarsipkan pada: http://qurandansunnah.wordpress.com/